Apr

30

2014
April 30 , 2014 |

Import 3D di Lumion

Hal – Hal yang perlu diketahui sebelum mengimport 3d di Lumion

 

 

 

  1. Pastikan 3D Anda sudah benar-benar siap di-import

Ini yang paling fundamental.  Bahwa 3D Anda sudah benar-benar siap (tidak perlu melakukan pengeditan ulang pada model) ketika akan di-import di Lumion.  Karena Lumion adalah murni software renderer dan lumion tidak menyediakan fasilitas pengeditan 3d Anda

  1. Perhatikan pengelompokan material

Ini penting ! Dalam pemberian material di Lumion, maka pengelompokan face / element (yang akan diberi material) adalah sesuai dengan pemberian material di 3D Modeller Anda (SketchUp, 3ds Max, AutoCAD).  Artinya, sebelum Anda mengimport 3D Anda ke Lumion, berilah material kesemua bagian 3D Anda, sesuai dengan yang Anda inginkan. Dan Lumion akan “mengenali” pemberian material tersebut, sehingga mempermudah dalam penambahan material kembali di Lumion.

  1. Pastikan permukaan suatu bidang pada 3D Anda benar.

Seringkali kejadian ini terjadi di SketchUp dan 3ds Max.  Ini adalah fenomena “terbalik” nya suatu permukaan dari suatu bidang karena hasil peng-import-an yang jelek. Perhatikan face hitam / terbalik di 3ds max dan di sketchUp pada gambar di bawah ini.  Terlihat bahwa face yang hitam / terbalik di 3ds max ataupun di sketchup, ketika diimport di Lumion, permukaan tersebut “hilang”.  Solusinya adalah dengan “membalik” permukaan tersebut di 3ds max dengan bantuan modifiernormal -> unify normal. Sedangkan pada sketchUp, solusinya adalah “gambar ulang” face tersebut.

  1. Jika Anda adalah 3ds Max User, pastikan semua objek Anda adalah editable mesh

Bagi Saya ini adalah permasalahan baru !  Beberapa waktu yang lalu Saya mendapati face yang hilang di Lumion (hasil import dari 3ds max).  Ternyata hal ini dikarenakan format yang lebih didukung oleh Lumion adalah format Editable Mesh dibandingkan Editable Poly.

  1. Pastikan bahwa 3D Bangunan Anda terletak di posisi Axis 0 X,Y,Z

Hal ini tidak kalah pentingnya dengan ke-4 poin di atas.  Titik axis 0 pada sumbu X,Y,Z adalah titik penentu di Lumion. Dengan titik penentu ini, objek Anda di Lumion di-Move, Rotate, Resize, ataupun dirubah ketinggian / elevation nya.  Terlihat pada gambar di bahwa ini bahwa objek 3D yang tidak digeser pas / tengah titik 0 axis X, Y, Z, maka ketika diimport di Lumion maka titik / point objek 3D di lumion terlihat agak menjauh dari objek 3D.